“Beware the leader who bangs the drums of war in order to whip the citizenry into a patriotic fervor, for patriotism is indeed a double-edged sword. It both emboldens the blood, just as it narrows the mind...And when the drums of war have reached a fever pitch and the blood boils with hate and the mind has closed, the leader will have no need in seizing the rights of the citizenry. Rather, the citizenry, infused with fear and blinded with patriotism, will offer up all of their rights unto the leader, and gladly so. How do I know? For this is what I have done. And I am Caesar.”
Price:
Rp28.000 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Penulis: Andi Eriawan Jumlah halaman: xii + 228 hlm Penerbit: Gagas Media ISBN: 979-3600-38-1
Penulis ini mengukir bahasanya dengan cara yang berbeda dari penulis debutan lain. Hasilnya adalah sebuah karya yang puitis dan Idealis, setidaknya dari standar saya. Selamat Andi, atas debutnya.
Perempuan menulis dengan jiwa. Laki-laki menulis dengan apa adanya. Maka yang terjadi adalah, cerita dari dua sisi yang dilihat dengan rasa. Karena jika dengan mata maka ada banyak sisi yang tak tertangkap.
Novel yang membuat kita lebih sadar pentingnya untuk selalu berkata dan berbuat cinta kepada orang yang kita cintai. seperti tidak akan ada lagi hari esok yang menjelang.
Always, Laila mengingatkan saya tentang soulmate, bahwa mungkin memang ada seseorang yang selalu menjadi our haif dan tentang arti kata ALWAYS pada seseorang yang kita cintai - Through times.
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.