Home Tentang Kami Kontak Penulis Link Penerbit
 

The best time to fix the roof is when the sun is shining.

John F. Kennedy

 
Agenda
 
There are no upcoming events currently scheduled.
View Full Calendar

 
Agenda
 



 
Kirim Naskah
 




 
Image



 
Fiksi arrow Kamar Cewek arrow Marriagable: Gue Mau Nikah Asal...



Marriagable: Gue Mau Nikah Asal...
Price: Rp33.000
(harga yang berlaku di Pulau Jawa)


Penulis: Riri Sardjono
Jumlah halaman: 364 hlm
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-039-3

Namaku Flory. Usia mendekati tiga puluh dua. Status? Tentu saja single! Karena itu Mamz memutuskan mencarikan Datuk Maringgi abad modern untukku.
     “Kenapa, sih, gue jadi nggak normal cuma gara-gara gue belom kawin?!”
     “Karena elo punya kantong rahim, Darling,” jawab Dina kalem. “Kantong rahim sama kayak susu Ultra. Mereka punya expired date.”
     “Yeah,” sahutku sinis. “Sementara sperma kayak wine. Masih berlaku untuk jangka waktu yang lama.”
     Mamz pikir aku belum menikah karena nasibku yang buruk. Dan kalau beliau tidak segera bertindak, maka nasibku akan semakin memburuk. Tapi Mamz lupa bertanya apa alasanku hingga belum tergerak untuk melangkah ke arah sana.
     Alasanku simple. Karena Mamz dan Papz bukan pasangan Huxtable. Mungkin jauh di dalam hatinya, mereka menyesali keputusannya untuk menikah. Atau paling tidak, menyesali pilihannya. Seperti Dina, sahabatku.
     “Kenapa sih elo bisa kawin sama laki?!”
     Dina tergelak mendengarnya. “Hormon, Darling! Kadang-kadang kerja hormon kayak telegram. Salah ketik waktu ngirim sinyal ke otak. Mestinya horny, dia ngetik cinta!”
     See??
     “Oh my God!” desah Kika ngeri. “Pernikahan adalah waktu yang terlalu lama untuk cinta!”
     Yup!
     That’s my reason, Darling!

Cerita ini seperti ingin memberi pilihan jawaban atas salah satu misteri tertua yang -sangat mungkin- selalu tersembunyi di balik kelakar pahit kehidupan dan cita-cita tentang kebahagiaan pernikahan. Kegelisahan yang begitu dalam tentang Cinta dan Pernikahan, disajikan dengan realisme ala komik urban yang ringan-ringan menggemaskan untuk akhir yang menyenangkan. Happy ending ? Belum tentu…

— Fenia Felicia, Wedding Planner


Marriagable, sebuah kisah cinta yang merupakan kombinasi antara Putri Salju dan Pangeran Kodok. Bahwa pernikahan nggak melulu diawali dengan cinta tapi bisa karena ciuman. Mungkin benar, ciuman adalah alat pendektesi cinta yang paling jujur. Konyol tapi penuh dengan sindiran tentang hubungan antara lelaki-perempuan. Then, if u think that love is all u need to get married, perhaps, u have to reconsitute ur concept: U just need a guy who can make u laugh...for better and worse in the marriage.

— Windy ariestanty, si editor yang kayak pasar malam itu





Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit , dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.

Pemutakhiran Terakhir:

—————————————————————————————————————————————————————————————————————