Home Tentang Kami Kontak Penulis Link Penerbit
 

The most valuable of all talents is that of never using two words when one will do.

Samuel Jefferson

 
Agenda
 
There are no upcoming events currently scheduled.
View Full Calendar

 
Agenda
 



 
Kirim Naskah
 




 
Image



 
Bumbu Cinta dari Si Tukang Masak
Ditulis Oleh Newsroom   
Friday, 03 July 2009

Hidup Bara si tukang masak memang penuh dengan cinta. Dari cinta inilah, lahir beragam ide kreatif hingga ia mampu membuat berbagai jenis masakan. Tidak hanya itu, cinta pula yang Bara terpacu untuk menuangkannya ke dalam bentuk coretan tinta.

Melalui buku keduanya, Catatan dari Balik Dapur Si Tukang Masak terbitan GagasMedia ini Bara mencoba berbagi cinta dengan para pembaca.

Dari balik hobi memasaknya ini, Bara seolah dengan mudah menuangkannya dalam bentuk tulisan. Rangkaian kata, paragraf, dan kalimatnya seolah mengajak kita untuk kilas balik ke masa di mana Bara mulai ‘bersentuhan’ langsung dengan peralatan memasak.

Seperti yang ia ungkapkan dalam salah satu tulisannya yang berjudul An Inspiration to Cook dalam buku keduanya.

Berawal dari ‘keterpaksaan’ untuk menyiapkan semua kebutuhan perut sendiri, Bara yang tadinya bertugas untuk memanaskan makanan yang dibuat oleh sang bunda akhirnya memberanikan diri untuk menambahkan berbagai macam bumbu ke dalam makanan tersebut. Tapi lama kelamaan, ia mulai mengolah hidangan dari bahan mentah.

Makanan pertama yang ia masak adalah domba masak kecap. Daging domba yang ia beli, sesampainya di rumah ia goreng kemudian dibumbui merica hitam dan kecap. Hasilnya? Merica hitamnya kebanyakan, dan kecapnya terasa pahit di lidah karena daging dombanya gosong.

Lantas, bagaimana reaksi sang ayah sebagai orang pertama yang mencoba masakannya? Melahap semua makanan dengan komentar yang positif.

Hal inilah yang membuat Bara terus-menerus bereksperimen dengan setiap masakan yang dibuatnya. Kegagalan dalam memasak tidak pernah menyurutkan semangatnya untuk mencoba lagi dan lagi. Seiring dengan itu, feel-nya dalam memasak pun kiat terlatih. Dan tentunya, dengan hati dan cinta saat ia memasak, semua proses bisa terlewati dengan mudah.

So, bagaimana dengan kamu? Sudahkah memasak dengan hati dan cinta? Selamat mencoba!

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

—————————————————————————————————————————————————————————————————————