Penulis: Landung Simatupang Jumlah halaman: iv + 110 hlm Penerbit: GagasMedia ISBN: 979-3084-56-1Permadani cerah meriah itu tidak ada lagi kini. Malam musim panas itu sudah lenyap, begitu juga lembah yang semarak. Permadani indah berganti gurun putih tanpa ujung, musim panas tidak pernah kembali lagi, hanya ada musim dingin, dan tidak ada pula hari depan ? setidak-tidaknya untukku dan dengan demikian buatmu juga. Sekian lamanya aku selalu dicekam oleh perasaan yang tidak dapat kujelaskan, tapi hari ini aku tahu bahwa perasaan itu ialah kecemasan tentang engkau dan kedambaan padamu. ? Kau saksiku bahwa aku tidak pernah setuju perang ini, sebab aku takut berada di Timur, takut perang pada umumnya. Aku tidak pernah punya jiwa tentara. Aku cuma seorang yang memakai seragam militer. Apa yang kudapatkan dari ini? Apa pula yang diperoleh orang-orang yang setuju perang dan pantang gentar itu? Ya, apa yang kami dapat dari ini? Kami, yang mendapat peran pelengkap penderita, figuran, dalam kegilaan yang menjelma dan menjadi-jadi ini? Hikmah apa yang kita petik dari gugurnya seorang pahlawan?
|
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit , dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
|