|
Ngobrol Bareng Dua Pengarang Muda Berbakat GagasMedia |
|
Ditulis Oleh Newsroom
|
|
Monday, 23 November 2009 |
|
Di tahun 2009 ini, dua penulis GagasMedia juga masuk dalam 10 Besar Pengarang Muda Berbakat Anugerah Sastra Khatulistiwa ke-9. Kedua penulis ini adalah Sammaria dengan karyanya yang berjudul Kartini Nggak Sampai Eropa dan Celinereyssa dengan karyanya yang berjudul Lika-Liku Luka. Lantas seperti apa sih, pendapat dan perasaan mereka saat mengetahui kabar menyenangkan ini? Berikut adalah hasil wawancara GagasMedia dengan kedua penulis ini melalui email. - Hai, apa kabar? Selain menulis, sekarang kamu sedang sibuk apa?
Sammaria: Cari jodoh. Celinereyssa: Sibuk kuliah aja. Sekarang ini kan lagi TA. Moga-moga TA-nya lancar dan cepet lulus. Bantuin doa ya? Hehe.... - Sudah tahu kan, bahwa kamu masuk dalam 10 Besar Pengarang Muda Berbakat Khatulistiwa Literary Award 2009?
Sammaria: Ya. Celinereyssa: Iya tahu koq. kebetulan waktu itu tengah malam lagi iseng search nama penaku di Google dan gak sengaja lihat pengumuman KLA 2009 itu dari website-nya Kompas. - Bagaimana nih perasaannya bisa menjadi salah satu Pengarang Muda Berbakat?
Sammaria: Agak pulih dari depresi. Ternyata tulisan gue gak senista itu. Celinereyssa: Senang banget, gak nyangka. Soalnya waktu bikin novel ini kan sama sekali gak ada maksud-maksud tertentu untuk memenangkan suatu nominasi, lomba atau apa pun juga. Jadi, ya pasti kagetlah. - Menurutmu, penulis berbakat itu seperti apa sih?
Sammaria: Yang gak ngerasa berbakat. Celinereyssa: Penulis muda berbakat itu... penulis yang menyelami tema yang akan diangkatnya dan bisa mengekspresikanny melalui tulisannya tersebut. - Bagaimana pendapat kamu tentang adanya ajang penghargaan seperti ini?
Sammaria: Pedang mata 2. Celinereyssa: Penghargaan yang bagus. Membuat bukan cuma semua nominatornya termotivasi, tetapi juga penulis-penulis lain pun ikut termotivasi. - Menurutmu, perlu diperbanyak lagi gak sih ajang seperti ini?
Sammaria: Biar satu asal kredibilitasnya diakui. Celinereyssa: Ya, perlu. Supaya banyak penulis-penulis muda lebih termotivasi dan memunculkan lebih banyak lagi hasil karya-hasil karya yang berpotensi, bukan hanya di mata Indonesia, tapi juga bahkan sampai ke manca negara. - Apa harapanmu ke depan dengan adanya ajang penghargaan seperti ini?
Sammaria: Novel Indonesia tambah seru dan pembacanya tambah pinter ;D Celinereyssa: Harapannya semoga makin diperbanyak lagi kategori-kategori yang dinominasikan. Dan semoga para nominator yang gagal menjadi pemenang pun (setidaknya) diberi semacam penghargaan, sehingga usaha kami pun tidak sia-sia karena adanya suatu bukti pengakuan. (Curcol!) haha....

| 
| |