Maya Angelou

Maya Angelou lahir di St. Louis, Missouri, 84 tahun silam dengan nama Marguerite Johnson. Tumbuh di tengah kondisi orang tua yang bercerai, Maya lebih banyak menghabiskan masa kecilnya dengan sang nenek yang mewariskan pelajaran-pelajaran berharga. Kehidupan Maya diisi beragam cerita pahit sejak usia delapan tahun. Pada usia yang relatif muda, ia melahirkan seorang anak laki-laki dan berjuang sebagai orangtua tunggal. Demi membesarkan anaknya, Maya mengambil berbagai pekerjaan mulai dari pelayan restoran, penari malam, hingga menggeluti dunia prostitusi.

Kecintaannya sejak dini kepada dunia baca mendorong ia mengasah bakat di bidang sastra. Ia mulai menulis kisah-kisah hidupnya dalam bentuk narasi, puisi, dan lagu. Autobiografi pertamanya, I Know Why the Caged Bird Sings berhasil mengangkat nama Maya, tak hanya di negaranya, tetapi juga di berbagai penjuru dunia.

Beberapa penghargaan dan prestasi yang telah diraih Maya antara lain nominasi Pulitzer Prize untuk Just Give Me a Cool Drink of Water Fore I Diiie (1972), Women in Film Crystal Award (1992), Grammy Award kategori Best Spoken Word Album atas puisinya On the Pulse of Morning (1994), National Medals of Arts (2000), serta Predential Medal of Freedom (2011) yang diberikan oleh Presiden Barack Obama.


Marin Josi & Purba Sitorus

Marin Josi
Lahir di Bandung. Zodiak Gemini. Antusiasme dan curiousity tinggi. Dari kecil dibilang nenek kutu buku. Gak bisa diam. Senang sama dongeng, mito, dan legenda dari kecil. Pernah punya peliharaan hamster dan burung kenari. Suka ditemukan bengong sendirian.

Purba Sitorus
Lahir di Bandung. Gila buku. Suka minum kopi. Senang mengamati orang, termasuk pasangan yang sedang berantem. Bertahun-tahun mencoba menembus penerbitan akhirnya berhasil juga. Semoga penerbit dan pembaca tidak kapok.


Adhitya Mulya

Dewa Ganteng yang tinggal di kahyangan bersama 100 dayang-dayang. Sering turun ke bumi untuk berburu rakyat jelata dan mengasihi babi hutan.


Parasara Dani

Parasara Dani, lahir pada 1981, menceburkan diri di dunia tulis-menulis sejak kuliah dan saat ini berprofesi sebagai penulis lepas.

Ia tertarik dengan dunia kewirausahaan sejak menyadari bahwa kesuksesan finansial memungkinkan adanya kegiatan filantropi dengan skala luar biasa.

Pengagum Larry Page ini menungg-nunggu lahirnya entrepreneur Indonesia kelas dunia.


Diego Christian

Bernama lengkap Diego Christian Immanuel Mulatua Pakpahan, bungsu dari dua bersaudara ini masih aktif ikut kegiatan tari kontemporer dan hip hop di kampusnya, menjadi staf dan editor buletin di Departemen Kreativitas, Kesenian, dan Kebudayaan di BEM UI 2012, serta masih setia menjadi Head of Public Relation mengurus English Club UI "Shout Out!". Baru-baru ini lolos lima besar perwakilan DKI Jakarta untuk Indonesia - Canada Youth Exchange Program 2012 yang diselenggarakan oleh PCMI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Cita-citanya adalah memiliki rumah di Ubud dan menghabiskan setiap waktu di sana untuk menulis.