Sujiwo Tejo

"Ada banyak hal yang cuma bisa disampaikan melalui akting, musik, dan seni rupa. Tapi juga ada banyak hal yang cuma bisa disampaikan melalui kata-kata." Demikian alasan mengapa sebuah buku ditulis oleh Sujiwo Tejo.

Menulis buku bagi Sujiwo Tejo yang dikenal sebagai Dalang Edan ini adalah berpentas melalui salah satu unsur pedalangan: sastra. Sebelumnya ia telah menyelesaikan buku Dalang Edan, Kelakar Madura buat Gus Dur, The Sax, Ngawur Karena Benar, dan Wayang Durangpo.

Selain perjalanan dan pertemanan, latar pendidikan terakhirnya di dua jurusan di ITB Bandung, yaitu Jurusan Matematika dan Jurusan Teknik Sipil, turut memberi warna bukunya. Kosmologi wayang baur menjadi satu dengan filsafat dan logika ilmu pengetahuan modern.

Kegiatan sehari-harinya antara lain melukis, menggubah musik, akting, dan menjadi pembicara di berbagai khalayak dari usia anak-anak sampai kakek-nenek. Kini, sambil twitter-an dengan akun @sudjiwotedjo, ia tengah merampungkan album musiknya yang kelima setelah Pada Suatu Ketika, Pada Sebuah Ranjang, Syair Drama Maya, dan Yaiyo.


Dian Syarief Pratomo & Sundea

Dian Syarief Pratomo
Pernah bekerja di salah satu bank swasta nasional di bidang marketing credit dan corporate communication. Hidupnya berubah drastis ketika awal tahun 1999 ia didiagnosis sakit lupus. Ia pun harus kehilangan 95% pengelihatannya. "Badan boleh sakit, jiwa tetap sehat. Buta mata, bukan buta hati," adalah semangatnya. Ia bersama suaminya mendirikan Syamsi Dhuha Foundation, lembaga nirlaba yang memberikan perhatian khusus pada lupus dan low vision/tunanetra. Dian menikah dengan Eko Pratomo dan bermukim di Bandung.
www.syamsidhuhafoundation.org.

Sundea
Penangkap keseharian yang suka mendengar cerita dan jatuh cinta pada hidup setiap hari. Sunrise Serenade adalah buku kelimanya setelah Salamatahari (2006), Dunia Adin (2007), Salamatahari 2 (2009), dan kumpulan cerpen yang ditulis bersama 13 penulis lainnya, Perkara Mengirim Senja (2012). Lulusan Sastra Indonesia Universitas Padjadjaran ini menulis sesuai kata hati untuk media apa saja dan tentang apa saja. Setiap Kamis, secara rutin Dea menerbitkan zine-zine-an online-nya sendiri: www.salamatahari.com.


Nurhayati Rahayu, S.Pd

Nurhayati Rahayu, S.Pd atau biasa dipanggil Ayya, lahir di Majalengka, 27 Desember 1984. Menyelesaikan S1 di Pendidikan Kimia FPMIPA-UPI, sekarang sedang melanjutkan pendidikan Magister di jurusan Bioteknologi SITH-ITB.

Sudah menulis beberapa buku kimia: Rangkuman Kimia SMA, Superlengkap Kimia SMA, dan Kamus Kimia SMA.


Tiaz Zein

100% YG Stan dan J-Pop/K-Pop addict. Penerjemah untuk buku The Secret of Super Junior dan The Secret of Big Bang terbitan GagasMedia. Follow her Twitter: @tiazein_


Hapsari Hanggarini

Lahir di Bogor pada 13 Maret 1973. Mendapat gelar sarjana dari Institut Pertanian Bogor Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga. Mulai menulis sejak bersekolah di SMP Madriyuana Siliwangi, Bogor. Saat duduk di bangku SMAN 1 Bogor, pernah mengikuti sayembara menulis cerpen di Majalah Gadis dan mendapat rekomendasi dimuat sebagai naskah biasa. Menulis beberapa artikel gizi dan kesehatan di Harian Suara Karya, menulis cerpen anak dan tip perjalanan di Harian Kompas. Salah satu cerpen tersebut dikutip ke dalam sebuah buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 SD. Juga menulis cerpen di Majalah Wanita Sekar. Pernah mengajar di SMUN 7 Bogor. Tinggal di Sapporo selama satu setengah tahun dalam rangka mendampingi suami yang melanjutkan studi di kota itu. Saat ini, lebih banyak bergiat di rumah, mengurusi empat anak.

Pada 2005, novelnya yang berjudul Ustaz Jaka, Izinkan Aku Menjitakmu! Pliiis... menjadi juara harapan II pada lomba menulis novel yang diselenggarakan sebuah penerbit. Novel tersebut diadaptasi ke dalam sebuah FTV Religi dengan judul USTADZ JAKA dan ditayangkan di stasiun TV Indosiar.

Pada 2010 lalu, naskah novelnya masuk dalam 20 besar event 100% Roman Asli Indonesia yang diselenggarakan GagasMedia. Tulisannya yang lain terdapat dalam buku antologi Berjuanglah, Bunda Tidak Sendiri, Kado Untuk Jepang, serta Menolak Tunduk.