Beasiswa; Cara Hemat Belajar di Negeri Orang

Menimba ilmu di negeri orang nggak mesti mahal, kok. Kamu bisa menyiasatinya dengan berburu program beasiswa. Sekarang ini, banyak peluang beasiswa dari negara bersangkutan yang memungkinkan siapa saja mengenyam pendidikan di luar negeri. Untuk mendapatkan informasinya, yang diperlukan adalah kesabaran dan ketelatenan memelototi situs-situs beasiswa tersebut.

Selanjutnya, setelah kamu yakin dengan pilihan program beasiswa ini, ada baiknya kamu menyiapkan segala hal yang harus dilakukan sebelum melamar. Persiapan ini bisa kamu lakukan sejak kamu lulus sekolah. Mulai dari mempersiapkan sertifikat akademis, transkrip nilai, proposal penelitian, hingga Surat Izin Mengemudi (SIM).

Itu saja? Tentu tidak, hal yang tak kalah penting untuk kamu perhatikan adalah segala yang berkaitan dengan seleksi administrasi dan seleksi wawancara. Jangan anggap remeh proses pengisian aplikasi, karena apa yang kamu tulis dalam formulir juga menjadi penentu keberhasilan selanjutnya. Begitu pun dengan seleksi wawancara. Sangat disarankan bagi kamu untuk berlatih berbicara dalam bahasa Inggris.

Setelah kamu mempersiapkan hal-hal di atas, kini saatnya kamu mengirimkan aplikasi tersebut ke lembaga beasiswa. Kamu bisa mengirimkannya ke Nuffic Neso Indonesia, Heiwa Nakajima Foundation, Chevening, Australia Development Scholarship (ADS), Fullbright Indonesia Scholarship, atau Sampoerna Foundation.

Tip tinggal di negeri orang
Tinggal di negeri orang menuntut kita untuk pandai-pandai mengatur uang. Pengaturan harus dilakukan sedemikian baiknya agar kita tidak tekor. Semuanya bisa kamu perinci sejak kamu sudah memutuskan mau mengenyam pendidikan di negara mana.

Tidak hanya itu, kamu pun bisa mencari part time job untuk menambah biaya hidupmu selama berada di sana. Dengan begitu, kamu bisa sedikit meringankan beban orangtua dan menambah uang sakumu sendiri.

Nah, beasiswa ini hanyalah salah satu cara agar kamu bisa meneruskan pendidikan di luar negeri dengan biaya terjangkau. Masih banyak informasi lain seputar pendidikan di luar negeri yang bisa kamu dapatkan melalui buku Studiying Abroad karya Windy Ariestanty dan Maurin Andri.

Buku GagasMedia yang diterbitkan awal 2007 ini dikemas ulang dengan informasi yang lebih update di dalamnya. Mulai dari informasi bagaimana mencari akomodasi, cermat berhitung living cost, mengatasi culture shock, mencari kerja sampingan, hingga traveling hemat berdasarkan pengalaman mereka belajar di luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.