Cinta Emang Bikin Ketawa

Cinta Emang Bikin Ketawa

SMA Paragita sebenarnya tidak jauh berbeda dengan SMA-SMA lainnya. Berisi guru, murid, penjaga kantin, satpam, dan penjaga sekolah. Namun, ada tiga mahluk yang membedakan sekolah ini dengan sekolah lainnya.

Rama, cowok berusia 19 tahun yang memiliki sifat bertolak belakang dengan Rama dalam tokoh pewayangan. Rama yang satu ini playboy abis. Walau belum bisa dikategorikan sebagai playboy profesional, sepak terjang Rama di SMA Paragita cukup lumayan. Bayangin aja, di hari kelulusannya, bukan ucapan selamat yang ia terima. Melainkan, lima buah tamparan dari korban-korbannya.

Dika, cowok berusia 18 tahun yang memiliki kelakuan ‘menyimpang’ ketimbang teman-teman seusianya. Ia sangat menikmati ketika ada seseorang yang menyakiti fisiknya. Seperti yang dilakukan Gisela, salah seorang cewek korban ‘keanehan’ Dika. Gimana nggak coba, Dika memberikan Gisela kado berupa cambuk kulit yang notabene biasa digunain sama pengidap sadomasokis. Bukannya kesakitan, Dika malah keenakan waktu dipukulin Gisela.

Jody, cowok yang satu ini emang kelihatan lebih baik dibanding dua sobat lainnya. Nggak ngincer cewek seusianya. Tapi, yang kudu waspada adalah ibu-ibu plus nenek-nenek. Yap, Jody adalah pengidap gerontophilia, alias doyan sama daun tua. Target utama Jody saat lulus adalah mengungkapkan perasaannya pada Bu Tiwi, guru Biologi-nya. Awalnya sih, Bu Tiwi biasa aja ketika Jody mengucapkan terima kasih padanya. Namun, kelakuan Jody yang mulai nggak beres membuat guru bahenol ini teriak hingga guru-guru lain keluar dan memarahi Jody abis-abisan.

Ngerasa diri mereka udah nggak normal lagi, ketiga cowok ‘aneh’ ini memutuskan pergi ke kampung Sukasasarean untuk kawin kontrak. Kebayang dong, kacaunya kayak apa? Pasangan yang udah lama pacaran aja, bisa menemukan hal-hal baru dalam diri pasangannya. Gimana dengan yang belum pernah kenal?!

Sesampainya di kampung Sukasasarean, ketiga cowok yang di-guide oleh Kang Sono ini langsung memaksimalkan radar playboy-nya untuk menemukan pasangan mereka masing-masing.

Dika kepincut sama Rani, cewek perkasa yang jago banget ngegebuk kasur. Nggak lama berselang, Jody terpikat oleh pesona Euis, janda beranak satu yang udah punya jam terbang tinggi dalam hal kawin kontrak. Sedangkan Rama, tertarik sama Isa, kembang desa Sukasasarean yang cantik dan polos.

Sial bagi Rama, karena permintaannya untuk kawin kontrak sama Isa ditolak mentah-mentah oleh Kang Sono. Alasannya, Isa udah menjadi tunangan Fakhri Al Farikh, orang asli Arab yang selalu mencari perawan dari Desa Sukasasarean.

Bayangan tentang malam pertama sudah jelas terlihat dalam otak Dika dan Jody. Namun sayang, keindahan malam pertama itu harus mereka lalui dengan amburadul. Cewek-cewek itu ternyata punya tabiat di luar dugaan. Tak hanya itu, mereka pun mencoba memecahkan misteri pernikahan Isa, cewek yang diinginkan Rama jadi isterinya.

Seru, kocak, dan nyebelin. Itulah kata yang sekiranya cocok untuk menggambarkan cerita dan tokoh yang terdapat dalam novel adaptasi Kawin Kontrak karya Tita Rosianti yang diterbitkan oleh GagasMedia. Gimana nggak coba, kamu kudu sabar-sabar ngadepin kelakuan tiga orang cowok aneh yang nggak banget deh!!!

Kalo udah nonton filmnya, nggak ada ruginya kok baca novelnya juga. Dijamin, apa yang ada di film bakal terlengkapi dengan kehadiran novel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.