Empat Bintang untuk Karya Terbaru Alvi Syahrin

jika kita tak pernah jatuh cinta

Alvi Syahrin yang sebelumnya dikenal sebagai penulis fiksi, kini Alvi hadir dengan karya nonfiksi perdananya berjudul Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta.

“Aku ingin menulis. Sesuatu yang meresahkan. Keresahan remaja dan dewasa muda, dewasa ini: Cinta,” begitu tulis Alvi lebih lanjut.

Yup, kehadiran Alvi dengan karya terbarunya ini tentunya sudah ditunggu para pembaca. Beragam komentar dan review pun hadir memenuhi laman Goodreads Indonesia untuk buku barunya, Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta. Dan, menariknya, buku terbaru Alvi ini langsung mendapat banyak komentar positif dan ‘bertabur bintang’ 4 dalam penilaiannya di laman Goodreads Indonesia.

Berikut ini adalah rangkuman beberapa komentar terbaik untuk buku Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta.

 

Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta
Rating buku “Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta” di Goodreads.com

 

Review pertama datang dari Nisa Utami yang memberikan 4 bintang pada buku ini. Nisa tak segan untuk mengucapkan terima kasih setelah ia tuntas membaca buku tersebut. Menurutnya, setiap kata yang dituliskan seperti diungkapkan secara ‘personal’ untuk pembacanya. “Tanpa merasa dinasihati, justru kita akan TERCERAHKAN untuk mengejar cinta sejati: Cinta kepada Tuhan yang Maha Esa, Allah,” begitu tulis Nisa.

Selain Nisa, Tami juga memberikan 4 bintang dalam review-nya. Menurut Tami, setelah membaca buku ini, pikirannya lebih terbuka bahwa ada yang lebih penting dari cinta. Tidak hanya itu, baginya, buku ini memberikan banyak nasihat yang baik. Yang di setiap babnya membuat ia berpikir, ‘oh, iya juga ya?’. “Saya sampai gregetan membacanya dan tidak sadar ketika sudah berada di halaman terakhir. Terima kasih kak Alvi yang telah menuliskan buku ini. Buku ini cukup menampar saya,” katanya.

Setelah Nisa, 4 bintang lainnya datang dari Rinaulina. Seperti halnya Nisa, Rinaulina meyakini sebagian besar pembaca buku ini akan berkata “Terima kasih telah menulis buku ini”, saat sampai di halaman terakhir.

“Bagi saya sendiri, buku ini lebih dari istimewa. Covernya simple tapi bisa menyentuh hati. Kertas isinya yang berwarna pink salmon menambah ‘keromantisan’ buku ini. Mulai dari bab awal sampai terakhir, kalian akan dipertemukan dengan cerita-cerita cinta yang banyak dialami manusia. Highly recommended untuk kalian yang terjebak dalam berbagai dilema cinta,” ungkap Rinaulina.

Nah, bagaimana pendapatmu GagasAddict tentang buku Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta ini? Bagi yang belum membaca, buruan dapatkan buku terbaru Alvi Syahrin di toko buku terdekat, atau bisa unduh ebook-nya melalui PlayStore, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.