Jadi, Manisnya Cinta Kayak Cokelat Apa Kayak Gula-gula Sih?

Cokelat, semua tahu makanan ini dong? Hampir semua orang juga menyukainya. Termasuk kamu juga tentunya, kan?!

Rasanya yang manis dan pahit selalu menggoda untuk dicoba. Seperti dunia percintaan. Mulai  orang tua sampai anak muda boleh dan berhak merasakan manisnya gula-gula cinta. Mereka pun nggak bisa menolak pahitnya cinta yang terkadang ngelebihin pahitnya dark chocolate.

Siapa sangka Cherry pun menemukan cinta pada pandangan pertamanya di toko gula-gula yang sering didatanginya. Wah… pasti perasaan Cherry lebih manis saat itu dibanding gula-gula dan cokelat yang ada disana. Pria itu ternyata bernama Andes. 

Siapa yang menduga, kalau Andes menemukan cinta pada pandangan pertamanya saat berniat meminjam buku pada temannya. Wuih… pasti perasaan Andes nggak kalah manisnya dengan cokelat kacang almond cadibean yang biasanya dibeli di toko gula-gula yang sama didatangi oleh Cherry. Tapi, siapa nama perempuan yang disukai Andes itu ya?

Siapa yang ngira, jika Angga yang masih kecil bisa jatuh cinta pada pandangan pertamanya di rumah sakit. Gak manis ya?! Tapi, kalau cintanya bener-bener dibawa sampai dewasa, nggak kalah manisnya dari gula-gula dan cokelat almond cadibean dong?! 

Nah..lho.. Jadi ribetkan?! Ini novel cinta segitiga ya? Tentu bukan! Yang jelas novel ini berisi kisah cinta yang manis banget, walaupun pada bagian awal novel ini agak membosankan. Sama seperti permen dan cokelat semakin dikulum semakin keluar rasanya nikmatnya.

Tapi apa yang sebenarnya terjadi pada Cherry dan Andes? Dan Siapa yang disukai oleh Angga sebenarnya? Rahasia dong. Baca aja bukunya!
 
Manis dan pahitnya cinta yang tergambarkan bagaikan cokelat atau gula-gula, Bisa kamu temui di dalam novel Gula-gula Cinta karya Sellia Kharisma yang diterbitkan oleh GagasMedia. Karakter Cherry yang manis kayak cokelat dan gula-gula bisa kamu temuin di novel ini lho.

Leave a Reply

Your email address will not be published.