Kehidupan Sang Breadwinner

Kehidupan Sang Breadwinner

Kehidupan tak selamanya indah. Ada saja krikil yang menjadi batu sandungan. Begitu pun dengan kehidupan berumahtangga. Tidak selamanya semulus yang dibayangkan saat mengikat janji setia.

Hal inilah yang sekarang disadari oleh Malena Katrine Wibowo. Pernikahannya yang dibina bersama Eric kini berada di ujung tanduk. Padahal, mereka menikah secara sadar bahwa perbedaan justru akan membuat segalanya lebih berwarna.

Ya, perbedaanlah yang menjadi penyebab munculnya semua permasalah itu. Sebagai seorang Editor in Chief majalah Glam Lady—majalah franchise no. 1 di Indonesia—Lena tentu harus menjaga segalanya. Termasuk soal rumah tangganya.

Awalnya, Lena masa bodoh dengan pendapat orang tentang profesi Eric sebagai seorang guru. Tentunya, jika dibandingkan dengan profesi Lena, mereka bagaikan langit dan bumi. Namun, lama kelamaan, Lena jengah juga dengan pertanyaan-pertanyaan orang di sekitarnya tentang perbedaan itu.

Keegoisan mulai menyapa keduanya. Di satu sisi, Lena menginginkan Eric untuk mencari pekerjaan lain yang lebih sesuai dengan kemampuannya di bidang IT. Sedangkan Eric, meski mencoba mengikuti keinginan wanita yang dicintainya, tetap saja tak kuasa menolak ketika ada orang yang membutuhkan bantuannya. Yang ada, ia telat untuk menghadiri interview.

Begitu pula dengan Lena, janji untuk makan malam bersama Eric tidak dapat ditepatinya karena harus bertemu dengan bos besar di kantornya. Padahal yang dibicarakan tidak lain adalah tentang pekerjaan Eric yang begitu timpang dengan pekerjaannya.

Di sinilah puncak permasalahan antara Lena dan Eric. Perpisahan tak bisa dihindari. Eric pergi meninggalkan Lena sendirian dengan segala emosinya. Sedangkan Lena, hanya bisa terdiam menatap kepergian suami tercintanya itu.

Lambat laun, baik Lena maupun Eric menyadari, tanpa pasangannya itu mereka seperti kehilangan sesuatu. Kehilangan sebelah kaki sehingga tidak mampu menopang seluruh berat beban kehidupan itu bersama-sama. Lantas, akankah ego tetap merajai hati dan pikiran keduanya? Atau, masih adakah rasa cinta yang tersisa hingga mereka bisa mewujudkan janji setia pernikahan?

Temukan jawabannya dalam novel terbaru dari Ollie yang berjudul Alpha Wife terbitan GagasMedia. Di zaman modern seperti sekarang ini, wanita karir memang tidak bisa disangsikan lagi keberadaannya. Bahkan tidak jarang dari para wanita ini yang memiliki posisi lebih tinggi dibanding sang suami.

Merekalah yang menjadi breadwinner dalam rumah tangga. Sedangkan sang suami, justru mengemban tugas rumah tangga yang tidak pentingnya dari mencari nafkah. Namun pada kenyataannya, banyak orang yang masih beranggapan bahwa suamilah yang seharusnya mencari nafkah untuk keluarga. Hal ini yang terkadang menjadi permasalah bagi para alpha wife. Bahkan tak jarang, menimbulkan efek terdahsyatnya, yaitu kehancuran rumah tangga.

Terlepas dari permasalahan siapa yang mencari nafkah utama dalam keluarga, tentunya masing-masing pasangan memiliki komitmen tersendiri terhadap pernikahan yang mereka jalani. Asalkan masing-masing masih menyadari perannya dalam kehidupan berumah tangga, tentunya siapa yang mencari nafkah bukan lagi salah satu persoalan yang perlu dibesar-besarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.