Keseruan “Rasa” dan “Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta” dibahas di Makassar

gagasmedia goes to makassar

Makassar International Writers Festival (MIWF) merupakan salah satu ajang literasi yang tentunya sangat dinanti-nantikan dan sayang untuk dilewatkan begitu saja oleh insan perbukuan. Nah, pada MIWF 2019 ini, GagasMedia pun turut berpartisipasi dengan membuka booth di area festival dan mengajak dua penulis andalnya, yakni Alvi Syahrin dan Nuril Basri untuk mengisi acara talkshow yang diadakan oleh pihak penyelenggara.

 

Rangkaian talkshow bersama dua penulis GagasMedia ini dimulai sejak tanggal 27 – 29 Juni 2019. Talkshow pertama dengan tema “Far from Home: Stories of Indonesian Expatriate Writers” menghadirkan Nuril Basri—penulis Rasa—dan Clarissa Goenawan sebagai pembicara pada Kamis, 27 Juni 2019.

 

Bertempat di I La Galigo Fort Rotterdam, talkshow ini membahas tentang pengalaman penulis sebagai ekspatriat di negara lain serta apakah mereka cenderung lebih memilih menulis tentang negara yang mereka diami atau tanah air mereka. Seperti diketahui, beberapa tahun belakangan ini Nuril pernah ke Malaysia, Jerman, Antartika, dan Inggris. Bahkan, beberapa buku Nuril, seperti Not A Virgin dan Love, Lies And Indomee diterbitkan di Malaysia dan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

 

Talkshow kedua yang melibatkan penulis GagasMedia lainnya, yaitu Alvi Syahrin—penulis Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta berlansung pada Jumat, 28 Juni 2019. Bertempat di Chapel Fort Rotterdam, talkshow ini mengusung tema: Millenial’s Reading List. Dalam talkshow ini Alvi bersama pembicara lainnya, yakni Marcella FP dan Lala Bohang, membahas interaksi penulis buku favorit milenial dengan pembaca secara online dan offline. Alvi termasuk salah satu penulis yang cukup aktif berinteraksi dengan pembaca baik secara online maupun offline. Interaksi Alvi dengan pembaca dalam bentuk online ia lakukan dengan membuka kelas menulis online melalui aplikasi WhatsApp sebanyak empat kali dalam sebulan. Menarik, kan?

 

Di hari selanjutnya, tepatnya pada hari Sabtu, 29 Juni 2019, baik Alvi maupun Nuril juga menjadi pembicara dalam dua talkshow berbeda dengan waktu yang bersamaan.

 

Alvi bersama Trinity menjadi pembicara dalam talkshow bertema “The Best Selling Books” yang membahas menulis kreatif, industri penerbit di Indonesia, dan rencana penulis ke depan.

 

Semetara Nuril menjadi salah satu pembicara dalam diskusi panel bertema “Being Asian-Race, Gender & Culture” yang membahas tentang identitas para pembicara sebagai penulis dari Asia Tenggara, bagaimana menghadapi isu “nilai-nilai Asia” seperti kebersamaan, kesetiaan terhadap keluarga atau bangsa.

 

Mencari Makna Cinta

 

Di sela-sela menjadi salah satu pengisi acara di Makassar International Writers Festival (MIWF) 2019, Alvi dan Nuril juga berkesempatan menyapa para pembaca dalam talkshow Mencari Makna Cinta yang diadakan di Graha Media, Makassar pada tanggal 28 Juni 2019. Melalui talkshow ini, pembaca tidak hanya bisa mendapatkan informasi seputar isi buku dan proses kreatifnya, tetapi juga berkesempatan untuk memperoleh tanda tangan penulis di akhir acara.

 

 

Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-apa siap berlayar 30 Nov 2019