Mengenal Lebih Dalam Generasi Millennials bersama Yoris Sebastian di MIWF2017

yoris sebastian di makassar's writter

Hari ketiga Makassar International Writers Festival 2017, tepatnya Jumat, 19 Mei 2017, diisi oleh Yoris Sebastian—penulis Generasi Langgas—dalam acara Indonesia Program: Instant vs Fast yang berlangsung di Verandah 3 Fort Rotterdam pada pukul 15.30 WITA.

Pada kesempatan ini, Yoris membahas banyak hal tentang para millennials, khususnya stigma bahwa mereka ini merupakan generasi instan. Tidak dipungkiri, tidak sedikit orang memberi cap negatif kepada anak muda saat ini.

Namun, bagi Yoris, cap negatif terhadap para millennials ini adalah salah. Seperti dikutip dari laman makassarwriters.com, menurut Yoris, beberapa millennials justru berproses untuk bisa sukses, bukan dengan cara instan.

“Mereka yang mampu bertahan dari proses seleksi alam adalah mereka yang berproses, belajar cepat sekaligus memperkaya diri,” kata Yoris dalam makassarwriters.com.

Tidak hanya itu, Yoris juga mengungkapkan bahwa kesuksesan para millennials ini tidak terlepas dari branding diri yang mereka lakukan. Hal inilah yang membedakan millennials dengan generasi sebelumnya.

Masih dikutip dari laman makassarwriters.com, para millennials ini mempunyai karaktersitik khas, kemampuan belajar cepat dan mempelajari banyak hal. Hal itulah yang menyebabkan mereka mudah berpindah-pindah ketertarikan, bahkan pekerjaan. Sayangnya, perpindahan para millennials ini juga memiliki efek samping yang negatif, seperti sulitnya mencari pekerja yang loyal terhadap perusahaan.

Life is about creating yourself, not finding yourself,” begitu ungkap Yoris di akhir acara.

Hello Milenials bersama Yoris Sebastian

Setelah mengisi acara Instant vs Fast, keesokan harinya (Sabtu, 20 Mei 2017) Yoris kembali menjadi pembicara dalam panel diskusi Hello Millennials bersama Esti Kinasih dan Lala Bohang. Acara yang berlangsung di Verandah 1 pada pukul 16.30 WITA ini berjalan sangat meriah, ramai, dan seru.

Secara umum, acara ini membahas tentang generasi millennials dari sudut pandang generasi lain yang beda usia pula. Mereka yang menghadiri acara tersebut, terlihat begitu antusias atas diskusi yang sedang berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.