Setiap Mata Tertuju Padamu!

Setiap Mata Tertuju Padamu!

Puluhan mata terpaku menatap sederet perempuan-perempuan cantik yang berjejer di panggung utama. Dengan polesan make up dan baju bermerek, mereka bergaya untuk menarik simpati para juri.

Itulah yang sekiranya terjadi saat kamu menyaksikan sebuah kontes kecantikan. Para finalis yang terpilih tentunya bukan orang sembarangan. Namun, bukan berarti semuanya berpengalaman dalam hal tersebut.

Percaya atau nggak, ini dirasakan oleh Gayatri Prameswari Hadiningrat dan Mischa Pramitha Hariadie—dua orang sahabat yang sama-sama terpilih menjadi finalis Face of The Glam. Ya, mereka adalah dua orang sahabat yang sangat beruntung karena bisa sama-sama menjadi finalis kontes kecantikan ternama.

Masa karantina adalah masa-masa yang dinantikan oleh semua finalis, termasuk Gayatri dan Mischa. Walau baru pertama kali merasakan berada di karantina tapi mereka begitu excited mengikutinya. Mereka membayangkan hal-hal seru yang biasa terjadi saat karantina.

Sayangnya, hal-hal seru itu nggak seindah yang dibayangkan. Di awal masa karantina, Gayatri dan Mischa sudah diganggu oleh kehadiran Quinn—adik Andrea Huwae, seorang model papan atas yang punya reputasi sejajar dengan Luna Maya.

Kelakuan Quinn yang sok artis membuatnya terlihat sangat menyebalkan. Bahkan, persahabatan antara Gayatri dan Mischa pun sempat merenggang karena ulah Quinn.

Hal lain yang tak kalah menariknya adalah saat Gayatri bertemu dengan berbagai macam jenis cewek di sana. Ada yang pingsan karena memaksakan diri menggunakan baju dengan ukuran kecil. Ada juga tipe cewek yang artis wannabe.

Hufff! Pokoknya yang terjadi di masa karantina lebih dramatis ketimbang sesi pemilihannya deh. Nggak percaya? Lihat saja dalam seri terbaru Glam Girls, Magnificent karya aL Dhimas yang diterbitkan oleh GagasMedia.

Persaingan dalam sebuah kontes kecantikan memang sudah nggak asing lagi. Nggak hanya cantik secara fisik saja yang harus menonjol. Kecantikan dari dalam diri pun harus tercermin. Mereka yang mengikutinya bukan cewek-cewek bodoh. Mereka juga mampu berpikir dan mempunyai talent. Meski begitu, tidak sedikit pula yang berbuat curang karena iri terhadap yang lainnya.

Yah, persaingan itu wajar. Namun pada akhirnya, juri pun bisa menilai siapa yang berhak memakai tiara di kepalanya. Dan, saat itu terjadi pada dirimu, setiap mata akan tertuju padamu. Dalam hati, kamu hanya bisa membatin, “Ha, I win—in your face y’all!”

Leave a Reply

Your email address will not be published.