Kutukan Seekor Kucing Hitam

Kutukan Seekor Kucing Hitam

Nggak bisa dipungkiri, bahwa kucing adalah salah satu hewan yang menggemaskan. Meski begitu, zaman dulu kucing pernah dianggap sebagai pertanda buruk, terutama kucing berbulu hitam legam di sekujur tubuhnya.

But hey, itu kan cuma mitos di abad pertengahan! So, mana mungkin terjadi di zaman seperti ini. Setidaknya itulah yang diyakini Ketty, miss perfect anak pertama dari pasangan Gunawan dan Pipit. Ketty emang nggak suka dengan hewan berbulu yang satu ini. Jadi, segala hal yang berkaitan dengan kucing bakal membuat dirinya emosi.

Lain halnya dengan Donna—adik Ketty. Donna sangat menyukai kucing. Bahkan, ia juga memelihara beberapa kucing yang terlantar di jalanan. Hal itu jelas membuat Ketty sebal. Apalagi saat Ketty mendapati kotoran kucing di atas keset di depan kamarnya.

Sayangnya, kebencian Ketty terhadap hewan bernama kucing ini membuatnya harus mengalami suatu hal yang mengerikan.

Selepas pesta di tempat salah satu teman kantornya, Ketty yang saat itu dalam keadaan mabuk berat menyetir sendiri mobilnya sambil ditemani Ardi—sahabatnya. Karena kecewa melihat keakraban Wenda—gebetan Ketty—dengan Emil di pesta itu, lantas Ketty mengemudikan mobilnya secara asal-asalan. Hingga akhirnya, Ketty menabrak sesuatu.

Sejak saat itu kelakuan Ketty berubah total. Ketty yang sempat tertidur selama 24 jam setelah kejadian itu menjadi seorang Ketty yang sangat-sangat berbeda. Ketty yang sekarang suka sekali makanan yang berbahan daging atau ikan padahal sebelumnya Ketty terkenal sebagai vegetarian, mudah sekali ngantuk di siang hari tapi di malam hari ia terlihat semangat, suka sekali mencakar-cakar apapun yang ada di dekatnya, suka sekali tidur di roof top gedung kantornya, dan takut akan air.

Yang jelas menurut Donna, perubahan Ketty terlihat seperti ciri-ciri kebiasaan seekor kucing. Tapi, apa benar Ketty terkena kutukan kucing hitam yang hanya ada di abad pertengahan itu? Kalau memang benar Ketty terkena kutukan itu, gimana cara menghilangkannya ya?

Temukan jawabannya dalam novel Kitten Heels karya Tita Rosianti yang diterbikan oleh GagasMedia. Kehidupan seekor kucing memang cukup misterius. Hewan berbulu yang satu ini memang memiliki keunikan tersendiri. Di abad pertengahan, kucing bahkan diidentikkan dengan pertanda buruk. Lain halnya dengan zaman sekarang, di mana kucing menjelma sebagai hewan peliharaan yang sangat menggemaskan dan lucu. Seperti halnya cerita yang terdapat di dalam novel ini. Insiden yang dialami Ketty dengan seekor kucing hitam ternyata membukakan pintu asmaranya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.