Tip Menghadapi Si Picky Eater

orangtua-cermat

orangtua-cermatTip Menghadapi Si Picky Eater

Senangnya jika melihat anak makan dengan lahap. Namun, ada masa dimana anak tersebut susah makan. Mereka cenderung memilih makanan yang mereka suka saja. Jika sudah begini, pastinya orangtua akan merasa dipusingkan dengan perilaku memilihnya dan khawatir terhadap kebutuhan gizi si anak.

orangtua-cermatNah, bagi Anda yang kesulitan menghadapi si picky eater ini, berikut ada beberapa tip yang bisa diterapkan.

1.    Tawarkan anak untuk makan saat lapar. Membujuk, apalagi memaksa anak untuk makan saat belum lapar akan menciptakan penolakan yang lebih terhadap makanan. Berikan porsi makan yang sedikit, tetapi sering. Anak akan meminta sendiri untuk makan ketika lapar.
2.    Ciptakan rutinitas. Makan adalah kegiatan yang dikerjakan pada waktu yang sama setiap harinya. Jangan lupa berikan minum setelah anak makan.
3.    Bersabarlah dalam mengenalkan jenis makanan baru. Anak-anak butuh waktu saat mencoba mencicipi makanan baru. Bisa jadi makannya menjadi lebih lama daripada biasanya. Sajikan jenis makanan baru bersamaan dengan makanan favoritnya.
4.    Ajak anak saat berbelanja sayuran, buah, dan makanan sehat lainnya sehingga ia akan tertarik untuk memakannya di rumah.
5.    Jadilah panutan dalam makan makanan sehat. Jangan berharap anak mau makan sayur dan buah jika Anda sendiri tidak menyukainya.
6.    Kreatiflah dalam menyajikan makanan. Misalnya, sajikan brokoli yang dicampur dengan saus spageti, atau sereal dengan potongan buah segar.
7.    Hindari kegiatan lain yang mengganggu konsentrasi makan, khususnya makan sambil menonton TV. Iklan di TV juga cenderung membuat anak menyukai makanan manis.
8.    Jangan mengiming-imingi hadiah kepada anak (apabila mereka mampu berperilaku baik) dengan camilan manis.
9.    Jadikan makan sebagai kegiatan yang menyenangkan. Sajikan makanan dengan variasi bentuk potongan boneka dan variasi warna.
10.    Jika anak menolak makanan yang diberikan, usahakan agar ia tetap berada di meja makannya sampai waktu makan berakhir.

Tip di atas dikutip dari buku Orangtua Cermat, Anak Sehat yang ditulis oleh dr. Arifianto. Buku terbitan GagasMedia ini memberi bekal dasar ilmu kesehatan anak yang selayaknya dimiliki oleh para orangtua. Di dalamnya terdapat informasi seputar penanganan bayi baru lahir, menyusui, imunisasi, demam, batuk pilek, alergi, sakit perut pada anak, flek paru, diare dan muntah, masalah telinga pada anak, terlambat bicara, hingga masalah susah makan pada anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published.