Buku Baru

Kumpulan Cerita & Prosa

A Cup of Tea

Rp77.000
Rp66.000

Kumpulan Cerita & Prosa

QUIT

Rp66.000

Pengembangan Diri

The Alpha Girl’s Guide

Rp77.000

Pengembangan Diri

Dating Queen

Rp66.000

Kumpulan Cerita & Prosa

Kisah Tanah Jawa; Bank Gaib

Rp66.000

Kumpulan Cerita & Prosa

Kisah Tanah Jawa; Unit Gaib Darurat

Rp66.000

Kumpulan Cerita & Prosa

Kisah Tanah Jawa; Pocong Gundul

Rp66.000
Rp88.000
Rp77.000

Novel

ESPRESSO

Rp88.000
Rp66.000
Rp88.000
Rp88.000

Novel

Rasa

Rp88.000
Rp88.000
Rp88.000
Rp88.000
Rp88.000
Rp77.000
Rp88.000

Kumpulan Cerita & Prosa

Kisah Tanah Jawa

Rp99.000
Rp88.000
Rp88.000

Novel

Kata

Rp99.000

Kumpulan Cerita & Prosa

Seoulsister

Rp66.000
Rp77.000

KABAR

#Repost @ehdetyy
---
❝Kadang-kadang kita harus menerima bahwa cerita tidak selalu berjalan menuju klimaks. Sesekali, cerita yang ditunggu-tunggu puncaknya justru mengarah ke sebuah antiklimaks.❞ — Espresso.

Espresso menceritakan tentang Lulu, barista yang hidupnya jauh dari kopi. Bisa bayangin kan gimana jadinya kalau barista, tapi nggak bisa bikin kopi? Hahaha konyol emang, makanya dia selalu dijuliki Barista Siluman.

Semuanya berawal dari Lulu yang terdampar di coffee shop kecil milik Bisma di Yogyakarta. Bukan tanpa alasan, dia bisa terdampar di sana karena dihukum ayahnya. Tapi siapa sangka, karena segelas espresso ternyata mengubah semuanya.
.
It's okay selain suka covernya, aku juga suka bagaimana Bang Bara menyampaikan cukup detail setiap informasi mengenai kopi. Jadi, yang awam pun tetap paham karena penyampaiannya mudah dimengerti. Aku suka kopi tapi nggak begitu paham sepenuhnya tentang perkopian 🙈

Semua tokoh di sini aku suka, mereka hidup. Apa lagi Lulu. Sejak awal baca, karakter dia bener-bener menarik perhatian. Aku suka perkembangan karakter Lulu dari awal sampai akhir. Sifat dia yang nggak mudah menyerah bener-bener patut dicontoh sih.

Konflik yang relate dengan kehidupan sehari-hari semakin membuat novel ini terasa dekat. Ditambah feel-nya yang super ngena :') apalagi di bagian-bagian akhir, gatau kenapa rasanya nyesek aja bacanya :') beberapa kali juga sempet netes air mata 🙈

Menyelami kisah Lulu ini aku jadi belajar, dalam hidup emang harus memilih. Karena in this life, you can't have everything you want (hal. 120). Hidup kita, kita yang menentukan, mau bergerak maju atau stay. Dan aku salut dengan setiap keputusan besar yang Lulu ambil.

Satu lagi! Setiap baca buku ini aku rasanya selalu mau ngopi hahaha... Hawa-hawa kopinya tuh super kerasa banget.

Overall aku suka, cuma masih ada satu bagian tentang kejelasan hubungan Salma dan Bisma yang aku rasa masih ngambang. Kayak masih belum
#Repost @ehdetyy --- ❝Kadang-kadang kita harus menerima bahwa cerita tidak selalu berjalan menuju klimaks. Sesekali, cerita yang ditunggu-tunggu puncaknya justru mengarah ke sebuah antiklimaks.❞ — Espresso. Espresso menceritakan tentang Lulu, barista yang hidupnya jauh dari kopi. Bisa bayangin kan gimana jadinya kalau barista, tapi nggak bisa bikin kopi? Hahaha konyol emang, makanya dia selalu dijuliki Barista Siluman. Semuanya berawal dari Lulu yang terdampar di coffee shop kecil milik Bisma di Yogyakarta. Bukan tanpa alasan, dia bisa terdampar di sana karena dihukum ayahnya. Tapi siapa sangka, karena segelas espresso ternyata mengubah semuanya. . It's okay selain suka covernya, aku juga suka bagaimana Bang Bara menyampaikan cukup detail setiap informasi mengenai kopi. Jadi, yang awam pun tetap paham karena penyampaiannya mudah dimengerti. Aku suka kopi tapi nggak begitu paham sepenuhnya tentang perkopian 🙈 Semua tokoh di sini aku suka, mereka hidup. Apa lagi Lulu. Sejak awal baca, karakter dia bener-bener menarik perhatian. Aku suka perkembangan karakter Lulu dari awal sampai akhir. Sifat dia yang nggak mudah menyerah bener-bener patut dicontoh sih. Konflik yang relate dengan kehidupan sehari-hari semakin membuat novel ini terasa dekat. Ditambah feel-nya yang super ngena :') apalagi di bagian-bagian akhir, gatau kenapa rasanya nyesek aja bacanya :') beberapa kali juga sempet netes air mata 🙈 Menyelami kisah Lulu ini aku jadi belajar, dalam hidup emang harus memilih. Karena in this life, you can't have everything you want (hal. 120). Hidup kita, kita yang menentukan, mau bergerak maju atau stay. Dan aku salut dengan setiap keputusan besar yang Lulu ambil. Satu lagi! Setiap baca buku ini aku rasanya selalu mau ngopi hahaha... Hawa-hawa kopinya tuh super kerasa banget. Overall aku suka, cuma masih ada satu bagian tentang kejelasan hubungan Salma dan Bisma yang aku rasa masih ngambang. Kayak masih belum "klik" gitu loh waktu tutup buku. Oke, akhir kata aku cuma mau bilang. Kamu coba baca ini, dijamin nggak nyesel. Terimakasih untuk Storial, GagasMedia dan Bang Bara atas kesempatan mengenal Lulu. Maaf kalau ada kata yang kurang berkenan 🙏 #GagasMedia
#Repost @tidestiasti
---
Self Improvement—⁣
Judul buku: The Alpha Girl's Guide⁣
Nama penulis: Henry Manampiring⁣
Penerbit: Gagas Media⁣
Tebal: 260 Halaman⁣
Terbit: Cetakan ketiga, 2020 (Edisi Baru)⁣
⁣
•Menjadi cewek smart, independen, dan anti-galau•⁣
⁣
Buku ini terdiri dari 9 bab. Dimulai dari pengertian apa itu Alpha Female, Meet The Alpha Female, Your Alpha Future, sampai dengan Alpha yang terbagi menjadi berbagai kategori, sesuai dengan berbagai aspek hidup yang sedang pembaca jalani.⁣
⁣
Kategori tersebut adalah:⁣
The Alpha Student, The Alpha Friend, The Alpha Lover, The Alpha Worker, The Alpha Look dan The Alpha Care.⁣
⁣
Penulis yang akrab dipanggil Om Piring ini mencetuskan ide membuat buku ini berawal dari sebuah pertanyaan yang muncul melalui media sosialnya Ask.fm, mendapatkan sebuah pertanyaan seperti ini:⁣
#Repost @tidestiasti --- Self Improvement—⁣ Judul buku: The Alpha Girl's Guide⁣ Nama penulis: Henry Manampiring⁣ Penerbit: Gagas Media⁣ Tebal: 260 Halaman⁣ Terbit: Cetakan ketiga, 2020 (Edisi Baru)⁣ ⁣ •Menjadi cewek smart, independen, dan anti-galau•⁣ ⁣ Buku ini terdiri dari 9 bab. Dimulai dari pengertian apa itu Alpha Female, Meet The Alpha Female, Your Alpha Future, sampai dengan Alpha yang terbagi menjadi berbagai kategori, sesuai dengan berbagai aspek hidup yang sedang pembaca jalani.⁣ ⁣ Kategori tersebut adalah:⁣ The Alpha Student, The Alpha Friend, The Alpha Lover, The Alpha Worker, The Alpha Look dan The Alpha Care.⁣ ⁣ Penulis yang akrab dipanggil Om Piring ini mencetuskan ide membuat buku ini berawal dari sebuah pertanyaan yang muncul melalui media sosialnya Ask.fm, mendapatkan sebuah pertanyaan seperti ini:⁣ "Cewek itu harus berpendidikan tinggi nggak, sih? Ujung-ujungnya di dapur juga. Kasih alasan kuat, dong, kenapa cewek harus berpendidikan tinggi?!" (Hlm. 23)⁣ Kemudian membukukan jawabannya agar mudah dibaca kembali.⁣ ⁣ Buku ini disampaikan dengan bahasa yang ringan, ada beberapa ilustrasi lucu yang jleb banget. Berisi tip dan saran untuk remaja dan perempuan muda agar bisa mengembangkan diri dan mangikuti jejak Alpha Female yaitu para perempuan yang menginspirasi, memimpin, menggerakan orang sekitarnya dan membawa perubahan. Memberi pemahaman tentang bagaimana menjadi perempuan yang cerdas, mandiri dan ispiratif.⁣ ⁣ Ternyata banyak banget hal yang sebenarnya remaja dan perempuan muda bisa ikuti tip-tipnya, seperti say no to gossip, tidak mem-bully, tidak boleh takut bertanya, berani mengakui kesalahan, mulai menjaga penampilan sampai kesehatan.⁣ ⁣ Sebagian besar pembahasannya adalah attitude dan percintaan, buku ini juga memberitahukan sebetulnya ada yang perlu wanita perhatikan selain masalah tidak terlahir cantik secara fisik, yaitu tampil menarik.⁣ ⁣ #TheAlphaGirlsGuide #destimereviewnonfiksi #owob #oneweekonebook #bookstagram #BacaBukuDiRumahAja #GagasMedia #bookreview
#Repost @katafiya ---
A Cup of Tea by Gita Savitri Devi

Dari aku yang sudah membaca buku Rentang Kisah, pembawaan Kak Gita di buku A Cup of Tea terkesan lebih santai tapi tetap tegas di setiap kisahnya.

Cyber bullying adalah salah satu bahasan yang diangkat di dalam buku ini. Memang benar era sekarang orang lebih leluasa mengutarakan pendapatnya di platform manapun dan beberapa di antara mereka menulis cuitan
#Repost @katafiya --- A Cup of Tea by Gita Savitri Devi Dari aku yang sudah membaca buku Rentang Kisah, pembawaan Kak Gita di buku A Cup of Tea terkesan lebih santai tapi tetap tegas di setiap kisahnya. Cyber bullying adalah salah satu bahasan yang diangkat di dalam buku ini. Memang benar era sekarang orang lebih leluasa mengutarakan pendapatnya di platform manapun dan beberapa di antara mereka menulis cuitan "tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan setelahnya". Orang-orang seperti ini sebenarnya tidak memiliki keberanian untuk menyatakan langsung di kehidupan nyata, malah berlindung di balik username dan password akun mereka. Sayang sekali ya 🙂 . A Cup of Tea bisa memberikanku insight mengenai toxic friendship. Bagaimana toxic friendship itu terjadi dan bagaimana bisa terlepas dari belenggu toxic friendship. #katafiya Jika dirasa menyulitkan, singkirkan saja daripada menjadi beban sosial. Kak Gita banyak bercerita tentang perjalanannya menelusuri kota-kota di berbagai negara, berdiskusi banyak hal dengan orang yang baru ditemui, dan menemui pengalaman tak terduga selama berkeliling dunia. Dan dari buku ini juga aku belajar banyak tentang paspor 😁 Happiness is a state of well-being when you feel at peace. Bahagia itu tidak dicari, tapi diciptakan 🌟 Thanks Kak @gitasav for inspiring us 😊 #GagasMedia #BacaBukuDiRumahAja #bookworm #bookstagram #booksofinstagram #bookaddict #bookstagramindonesia #booklover #booknerd #bibliophile #bookish #vsco #bookphotography #igread #books #bookstagramfeature #bookreview #instabook #pemudapemudimembaca #perempuanmembaca #bacaxbuku